Link-link Penting

Dinding Siswa

Guru Piket Hari ini

  • Sri Rachyati
  • Siti Nuryanti, S.Pd.
  • Hj.Lilis Junaedah,S.Pd

Pengunjung : 28.004.358

Hari ini 9.927
Bulan ini 415.664
IP anda 23.20.50.20
Tamu Online 15

Teraktif

KIR

Pembina : Yayat Sutaryat
Pelatih :

MINUM AIR PUTIH 8 GELAS SEHARI CUMA MITOS?

Minum 8 Gelas Air Putih Sehari Cuma Mitos ?

 

“Minum 8 gelas air putih sehari, baik untuk tubuh”. Suatu pernyataan yang cukup akrab di telinga. Tapi, bagaimana halnya kalo diri kita nggak haus, apakah harus minumair sebanyak itu? Bahkan katanya, minum banyak sebelum makan bakal mengurangi kalori berlebihan. Dan itu baik buat program diet.

                Konon pernyataan itu merupakan sebuah kesalahpahaman dalam memahami studi yang menyarankan jumlah air untuk oleh rata-rata individu. Pemahamanya adalah, setiap orang harus mengkonsumsi satu milliliter air (seperlima sendol teh) untuk satu kalori makanan. Sayangnya, banyak yang awam, mengira air yang dimaksud air putih. Sementara yang dimaksud adalah air. Jadi makanan yang udah mengandung air, udah termasuk di dalamnya. Contohnya, jeruk dan timun.

                Menurut penelitian ekstensif tahun 2002 oleh Heinz Valtin, professor fisiologi dari Sekolah Medis Darthmouth, mitos ini ternyata nggak terbukti. Maksudnya, nggak ada bukti ilmiah yang mendukung pendapat yang mengatakan seseorang harus minum air dalam jumlah yang besar. Bahkan studi yang dilakukan Stanley Goldfarb pada Journal of The American Society of Nephorilogy pada tahun 2008, hasilnya sama. Nggak ada bukti nyata bahwa minum air akan meningkatkan komposisi air di dalam tubuh.

                Kata professor Valtin, malah hanya orang yang punya masalah dengan kesehatanya aja yang perlu minum banyak air. Misalkan sakit batu ginjal atau ada kecenderungan infeksi saluran kemih. Terlalu konyol katanya kalo sampe konsumsi air putih hanya untuk menyembuhkan penyakit. Itu sama aja meremehkan kedokteran modern. Air tetep dibutuhkan dalam tubuh, tapi hanya beberapa persenya aja. Dan kehebatannya nggak segitunya juga.

                Senada seperti yang dibilang oleh ketua bidang Nutirisi di Penn State, Dr. Barbara Rolls, dia menyebut, minum air sebelum atau saat makan bakal menurunkan rasa lapar. Dalam penelitiannya, menunjukkan bahwa minum air putih ketika makan, nggak efektif untuk mengurangi kalori. Makan makanan yang kaya air lah yang dapat mengurangi asupan kalori.

                Kebutuhan air manusia pun tergantung pada banyak factor, diantaranya suhu, tingkat aktivitas tubuh dan factor lainnya. Valtin bahkan mengatkan kalo dalam beberapa situasi, minum air terlalu banyak justu berbahaya. Saran terbaik adalah bertopang pada naluri sendiri aja. Kao memang merasa haus, ya minum. Kalo nggak haus, jangan minum kecuali memang ingin minum.

Photo Gallery

Dinding Guru

Alumni 2013/2014, Melepas kalian akan terkenang selamanya....
by: Endang Mina,S.Pd.

Untuk Seluruh Siswa Alumni 2012/2013
by: Endang Mina,S.Pd.

Doaku.........Harapanku.......Harapan kita semua..!
by: Sry Suparni, S.Pd

Generasi Muda Harus Berjiwa Anti Korupsi
by: Hj.Anis Hariyati, S.Pd

Tiga Filter Test Setiap Kita Mendengar Sesuatu Tentang Orang Lain.
by: Hj.Anis Hariyati, S.Pd

Pythagoras
by: Ahmad Mustofa

Berbaik Sangka
by: Ahmad Mustofa

Javascript
by: Ahmad Mustofa

Percaya Diri
by: Ahmad Mustofa

Macam-macam Teori Belajar
by: Ahmad Mustofa

Klasifikasi Materi Pembelajaran
by: Ahmad Mustofa

Teori Humanistik
by: Ahmad Mustofa

Pemilihan Model Pembelajaran Sebagai Bentuk Implementasi Strategi Pembelajaran
by: Ahmad Mustofa

Tumbuhkan Motivasi Belajar
by: Ahmad Mustofa

Problem Based Learning (PBL)
by: Ahmad Mustofa